Villain di Video Game yang Sebenarnya Tokoh Baik


Tentu saja setiap orang memiliki tujuan ketika melakukan sesuatu. Tindakannya itu juga akan memicu berbagai persepsi serta konsekuensi yang beda. Baik dan buruk kadang menjadi sesuatu yang subjektif untuk diberi penilaian.

Selain protagonis, tokoh antagonis memiliki motif tertentu mengapa mereka menghalalkan segala cara untuk berbuat jahat.

Mungkin saja di mata penjahat tersebut, tindakan yang mereka lakukan adalah langkah yang benar dan memang harus dilakukan. Meski di satu sisi, apa yang dilakukannya itu akan merugikan orang lain.

Villain di Video Game yang Sebenarnya Tokoh Baik

Begitu pula di dalam video game, ada sebagian karakternya dipandang dengan persepsi yang tak sepenuhnya benar. Rata-rata dari mereka merupakan tokoh jahat. Kali ini rahasiatekno akan memberikan beberapa karakter di dalam video game yang merupakan tokoh antagonis yang sesungguhnya sosok baik.

1. Scorpion – Hanzo Hasashi (Mortal Kombat Series)

Di awal seri Mortal Kombat, semua mengira bahwa Scorpion merupakan ninja kejam tanpa belas kasih. Ia juga membunuh Sub Zero – Bihan yang akhirnya membuat adiknya Kuei Liang menjadi Sub Zero baru dan membalas dendam kepada Scorpion.

Namun, sesungguhnya apa yang dilakukan Scorpion itu untuk membalas dendam. Hal itu dikarenakan, Bi Han telah membunuh anak istrinya dengan kejam. Pada dasarnya, Hanzo Masashi atau Scorpion ini merupakan tokoh baik dan sangat menyayangi keluarga.

Setelah pertarungannya dengan Keui Liang selesai, ia juga bersedia untuk melindungi dunia meski harus mempertaruhkan nyawanya di Mortal Kombat 11.

Sebuah akhir yang memilukan, namun paling tidak Hanzo mampu kembali bertemu dengan anak istrinya.

2. Shay Patrick Cormac (Assasin’s Creed Rogue)

Sungguh menarik ketika memainkan Assasin’s Creed Rogue ini ketika membawakan sosok Templar sebagai tokoh utamanya. Di franchise tersebut kita tahu bahwa prinsip dari para Assasin ini bekerja di jalan kebenaran, bekerja di dalam kegelapan untuk memunculkan cahaya.

Sayangnya, terjadi tragedi yang mampu merubah pandangan Shay. Keputusannya yang menjadi guild Assasin pimpinan Achilles ini, tak sengaja membuat gempa dahsyat yang dilakukan Shay. Akibatnya seluruh kota Lisbon luluh lantak. Jutaan nyawa melayang seketika karena adanya aksi yang dilakukan Shay atas perintah ordo Assasin.

Shay yang merasa berdosa ingin para Assasin menghentikan untuk melakukan tindakan penuh resiko tersebut. Pada akhirnya, dia berhasil menghentikan Achilles dan para saudara Assasinnya sendiri. Dengan begitu, langkah yang diambil Shay ini membuatnya jadi dicap jahat dan pengkhianat oleh guid Assasin.

Pada akhirnya ia memutuskan untuk memburu para mantan saudara Assasinnya demi kebaikan.


Like it? Share with your friends!

0
Admin

Seorang Blogger yang hobi menulis semua informasi tentang teknologi seperti berita komputer, gadget dan informasi games.

0 Comments

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *