Valorant Kedatangan Sosok Agen Baru Pada Perilisannya


Valorant Kedatangan Sosok Agen Baru Pada Perilisannya

Secara global rencananya Valorant akan rilis pada 2 Juni lusa. Game yang memiliki genre team based shooter ini merupakan panduan dari Counter Strike dan Overwatch. Game ini dibesut oleh Riot. Di jelang perilisannya lusa nanti, Valorant Kedatangan Sosok Agen Baru yang kemungkinan dihadirkan di waktu yang sama saat perilisannya.

Secara resmi, Riot akan meluncurkan agennya yang ke 11 dan yang terakhir mendatangi Valorant untuk dirilis secara penuh pada 2 Juni lusa. Untuk versi betanya, game ini sangat sukses dan telah berakhir pada 28 Mei kemarin. Perilisan finalnya rencanya jatuh di hari Senin, dan saat ini Riot sedang mencari-cari versi final dari permainannya ini. Rilisan video Valorant Kedatangan Sosok Agen Baru ini berdurasi 32 detik memberikan pandangan pertama bagi para gamenya akan stealth yang penuh gaya, dari agent Meksiko yang sangat ungu, yaitu Reyna.

Bocoran Valorant Dari Riot Games

Di sini, Reyna nampak mengikuti tema-tema vampir yang telah dicibir habis selama beberapa minggu terakhir. Kemampuannya hanya satu yakni mengurasi keseluruhan kehidupan dari musuh-musuhnya yang telah jatuh. Reyna juga memiliki berbagai ketrampilan yang unik, misalnya memiliki bola orb yang menjadi satu, namun ada satu ketrampilan aneh yang dimiliki, yaitu mantra untuk menyembuhkan diri dari damage dirinya sendiri yang begitu kuat. Hal itu memberikan suatu perasaan mengenai apa yang dilakukannya di Overwatch. Hal ini menggunakan suatu bentuk pelanggaran dan pembelaannya, meski Reyna nampak fokus untuk membunuh orang lain sambil bertahan hidup dibandingkan dengan sekutunya. Senjata pamungkasnya, kita tahu yang dinamakan permaisuri yang hingga sekarang ini belum diketahui apa fungsinya.

Baca juga: Riot Games Resmi Merilis Legends of Runeterra, Ini Cara Mainnya

Lewat cuitan di akun Twitter resmi milik Riot, agen baru ini seperti yang kita tahu dinamakan Reyna. Pastinya dengan penampilannya yang eksotis dan thicc, memberikan pesonanya tersendiri. Lewat video yang diperlihatkan selama 30 detik ini ditunjukkan pula kemampuan-kemampuan yang dimiliki oleh agen baru Valorant tersebut, yang diketahui berasal dari Meksiko.

Di beberapa voice lines, yang diucapkan oleh Reyna, di situ diperlihatkan kekuatannya yang mampu menyerap musuh-musuhnya yang telah mati. Selanjutnya dari kemampuannya itu, mampu melemparkan orb yang bisa menunjukkan di mana musuh-musuhnya berada di sekitarnya. Secara umum, kita tentu harus menunggu informasi berikutnya dari Riot yang akan dirilis beberapa hari lagi.

Memang tak kita pungkiri juga, jika Valorant ternyata nampak berhasil membuat para gamer lebih antusias. Terbukti permainannya ini mampu menarik para gamer yang saat ini mencapai 3 juta gamer dalam seharinya. Kehadiran Valorant ini tentu memberikan angin segar, setelah adanya segmentasi kompetitif dari game-game shooter yang dikuasai oleh Overwatch dan Counter Strike : Global Elite di beberapa tahun terakhir ini.

Menariknya lagi, kamu bisa melihat perkembangan dari game Valorant di dunia e-sport ke depannya. Sesuai rencana kembali diinformasikan, Valorant akan dirilis pada 2 Juni 2020. Untuk spesifikasinya di bawah ini akan diulas secara lengkap,sehingga kamu bisa menentukan perangkat yang bisa digunakan untuk memainkan permainan ini dengan nyaman.

Spesifikasi Game Valorant

Sebelumnya, Riot telah mengumumkan secara resmi bahwa Valorant dinamakan Project A. Sama seperti game-game sebelumnya, Valorant juga dirilis sebagai game free to play di musim panas mendatang. Game ini didesain sebagai game FPS yang kompetitif dengan sistem hero dan beberapa elemen dari game-game FPS taktikal layaknya Counter Strike.

Bila kamu tertarik untuk mencoba bermain game Valorant, kamu tak perlu khawatir mengenai hardware yang dibutuhkan. Seperti game-game besutan Riot yang lainnya, spesifikasi dari game ini memang tampak ringan. Meski secara detail belum dibagikan, untuk sementara spesifikasi-spesifikasi berikut ini bisa digolongkan sangat ringan.

1. Recommended specs

60 frames per second
CPU: Intel i3-4150
GPU: Geforce GT 730

2. High-end specs

144+ frames per second
CPU: Intel Core i5-4460 3.2GHz
GPU: GTX 1050 Ti

3. Minimum specs

30 frames per second
CPU: Intel i3-370M
GPU: Intel HD 3000
PC hardware recommendations
Windows 7/8/10 64-bit
4GB RAM
1GB of VRAM


Like it? Share with your friends!

0
Admin

Seorang Blogger yang hobi menulis semua informasi tentang teknologi seperti berita komputer, gadget dan informasi games.

0 Comments

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *