Bagaimana Cara Screenshot dari Linux? Ini Caranya


Linux sebelumnya dikenal sebagai sebuah sistem operasi yang sifatnya open source dan bisa dimodifikasi. Lalu dikembangkan dan diunduh secara gratis. Tentu saja Linux memberikan kemudahan bagi penggunanya.

Ada macam-macam distro yang mendukung Linux. Salah satunya adalah Ubuntu. Linux Ubuntu ini memiliki berbagai fitur yang mampu mendukung banyak bidang kerjaan. Salah satu fiturnya, yaitu screen shot. Fitur screenshot ini fungsinya untuk menangkap gambar di layar dan disimpan sebagai file image.

Fitur ini juga bisa dimanfaatkan untuk mengambil gambar percakapan pada aplikasi chatting serta mengambil rincian transaksi data penting yang lainnya.

Di OS Linux ini untuk melakukan cara screenshot memang bisa dilakukan dengan beragam cara seperti misalnya, shortcut key yang dilakukan melakukan terminal dan software. Nah, kali ini Rahasiatekno akan memberikan ulasan dari ketiga cara tersebut. Simak ya.

1. Shortcut Key

Untuk proses screenshot yang pertama yakni dengan menggunakan kombinasi tombol atau shortcut key. Hasil dari screenshot itu tentu akan otomatis pada folder pictures. Ada beberapa kombinasi tombol dengan masing-masing fungsinya yang bisa kamu ketahui, seperti.

  • PrtSc (print screen) yakni mengambil layar penuh.
  • Shift + PrtSc yakni mengambil screenshot di area yang ingin di capture. Setelah kamu menekannya kombinasi dari tombol itu, maka pengguna bisa menggerakkan kursor di area yang diinginkan.
  • Alt+PrtSc yaitu untuk meng-capture gambar di jendela yang aktif.
  • Ctrl+Alt+PrtSc yaitu untuk mengcopy halaman yang kita capture lalu kemudian di paste dengan menggunakan tombol Ctrl+V.
  • Ctrl+PrtSc untuk mengcopy satu layar halaman aktif ke clipboard.
  • Ctrl+shift+PrtSc untuk mengcapture area yang diinginkan dengan mengcopynya ke clipboard.

Dengan cara ini sebenarnya begitu mudah tanpa memakai aplikasi. Namun, tidak selamanya cara screenshot seperti ini bisa dilakukan melalui tombol keyboard saja. Karena meski mudah dilakukan, kadangkala tombol keyboard juga bisa mengalami kerusakan atau macet. Sehingga akan merepotkan para penggunanya.

2. Terminal atau Shell di Linux

Terminal di Linux merupakan sebuah elemen yang tak bisa dipisahkan dan memiliki fungsi cukup vital. Karena hal itu merupakan keseluruhan perintah untuk menjalankan Linux. Seperti dengan melakukan screenshot menggunakan terminal yang di dalamnya mengambil screenshot pada desktop.

Melakukan perintah screenshot dengan memakai terminal memang tidak sesulit yang dibayangkan. Adapun caranya sebagai berikut.

  • Gunakan perintah gnome-screenshot yang berfungsi sama dengan software screenshot.
  • Ketikkan $ gnome-screenshot di terminal.
  • Untuk menangkap jendela yang aktif, maka ketikkan perintah gnome-screenshot-w kemudian tekan enter.
  • Bila ingin melakukan tangkapan layar dengan cepat, maka caranya dengan menekan tombol enter lalu klik jendela yang akan diambil screenshotnya menggunakan kursor sebagai penunjutk.
  • Jika kamu ingin mengambil screenshot di area yang diinginkan, maka ketikkan perintah gnome-screenshot-a. Lalu drag and drop mouse untuk mengambil gambar.
  • Selanjutnya, ketikkan perintah gnome-screenshot-d 3 yang artinya hitung mundur selama 3 detik untuk melakukan capture di area tertentu dengan melakukan hitung mundur.
  • Perintah lainnya yaitu dengan menggunakan perintah gnome-screenshot-i. Biasanya dengan perintah ini, setelah perintah dimasukkan maka layar akan muncul di jendela.

3. Dengan Aplikasi

Lalu cara yang terakhir untuk melakukan screenshot di linux bisa mengandalkan software. Aplikasi itu bisa kita unduh di website. Dengan memakai aplikasi merupakan cara termudah. Karena hasil dari tangkapan layar itu bisa dimodifikasi lewat fitur yang tersedia di aplikasinya.

Inilah salah satu contoh aplikasi pada Linux yang bisa digunakan untuk melakukan tangkapan layar.

Shutter

Shutter ini aplikasi screenshot yang terbaik untuk Linux. Keunggulannya selain mengcapture gambar di layar, juga bisa diedit serta memodifikasinya sesuai dengan keinginan. Fitur-fitur yang ada di dalamnya, seperti.

  • Desktop yang berfungsi untuk menangkap keseluruhan layar.
  • Selection berfungsi memilih area yang akan dicapture.
  • Windows berfungsi mengcapture jendela aplikasi yang aktif.
  • Capture tool tip berfungsi menyediakan alat untuk melakukan screenshot.
  • Select a single menu berfungsi untuk melakukan screen di menu aplikasi.
  • Take screenshot website berfungsi untuk mengcapture isi seluruh website.

Untuk penginstalannya, maka ketikkan perintah sudo apt-get install shutter di terminal. Bagi pengguna Ubuntu 18.04 Shutter sudah tersedia di repository sehingga tak perlu mengunduhnya lagi.

Namun bagi pengguna yang belum tersedia di repository maka bisa mengunduhnya di file binary pada website resmi shutter. Kemudian, setelah aplikasinya berhasil diinstal maka kamu bisa menjalankannya dengan membuka menu>accesories>shutter.

Aplikasi ini juga bisa dijalankan lewat GUI di Linux yang menggunakan terminal. Caranya dengan ketik langsung shutter-web-alamat_yang_ingin_dicapture-e.


Like it? Share with your friends!

0
Admin

Seorang Blogger yang hobi menulis semua informasi tentang teknologi seperti berita komputer, gadget dan informasi games.

0 Comments

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *